Belum lama ini terdapat berita menghebohkan dimana seorang anak yang berumur 10 tahun melahirkan. Ternyata anak tersebut diperkosa berkali-kali oleh sang paman. Dia pun tak tahu bahwa dirinya sedang hamil dan menganggap bahwa ada batu besar di dalam perutnya. Sungguh miris bukan?
Hal tersebut menjadi pelajaran untuk kita tentang pentingnya pendidikan moral dan juga pendidikan seks sejak usia dini. Untuk itu berikut sedikit penjelasan dengan bahasa yang mudah dipahami tentang bagaimana proses terjadinya kehamilan.
Bagaimana awal mula terjadinya kehamilan?
Kehamilan tidak terjadi begitu saja. Perlu pertemuan antara sel telur dan sperma di dalam rahim yang akhirnya terjadi pembuahan. Apakah sel telur dan sperma itu?
Sel telur adalah sel reproduksi yang dihasilkan oleh wanita. Biasanya muncul sekali dalam sebulan. Munculnya sel telur ini biasanya terjadi di hari ke 12 hingga 16 setelah hari pertama menstruasi atau 2 minggu sebelum menstruasi. Sedangkan sperma adalah sel reproduksi laki-laki.
Saat sel telur sudah matang dan terlepas keluar, sel telur akan berdiam di tuba fallopi lalu menghasilkan hormon yang dapat membantu mempertebal lapisan dinding rahim untuk mempersiapkan terjadinya kehamilan. Namun jika sel telur tidak dibuahi sperma, maka akan terjadi peluruhan pada lapisan dinding rahim, sehingga terjadilah menstruasi.
Lantas bagaimana pembuahan bisa terjadi?
Pembuahan akan terjadi melalui hubungan seksual antara perempuan dan laki-laki. Saat terjadi hubungan seksual, laki-laki akan mengeluarkan air mani yang mengandung jutaan sel sperma.
Jika sperma tersebut bertemu dengan sel telur yang telah matang, maka langsung terjadilah pembuahan. Dan bentuknya pun akan berubah menjadi bakal janin atau biasa disebut zigot yang mana tidak dapat dimasuki sel sperma lain.
Namun terjadinya kehamilan tidak semudah itu karena sel telur hanya dihasilkan sekali dalam sebulan dan hanya bertahan selama 24 sampai 72 jam. Hanya di waktu itulah sel telur dapat dibuahi.
Setiap kali ejakulasi, pria biasanya menghasilkan sperma kurang lebih 40 juta. Dari sekian banyak sperma itu pun, yang berhasil mencapai inti sel telur hanya satu.
Jadi kata-kata bijak “setiap kamu adalah yang terbaik karena kamu terlahir sebagai pemenang” itu sangatlah benar. Melihat dari perjuangan banyak sperma dan hanya satu yang berhasil yang akhirnya menghasilkan individu baru tersebut.
Kemudian bagaimana perjalanan sel telur di rahim?
Setelah sel telur dibuahi sperma dan membentuk zigot, zigot pun melakukan perjalanan menuju rahim. Zigot akan mulai membelah diri menjadi embrio 24 jam setelah terjadi pembuahan. Embrio pun menempel pada dinding rahim yang menebal. Dinding rahim akan melindungi janin dengan cara terus menebal selama masa kehamilan.
Demikian tadi sedikit penjelasan tentang proses terjadinya kehamilan. Semoga bisa menambah wawasan.

0 Response to "Beginilah Proses Terjadinya Kehamilan"
Post a Comment